Bye-bye, Data! Ponsel Direndam Tak Bisa Disadap? Saksi Ahli IT Buka Fakta di Sidang Hasto Rahasia Aman di Balik Air? Ahli IT Ungkap Fakta Mengejutkan Soal Ponsel Direndam di Sidang Hasto Hilang Jejak Digital? Ponsel Direndam Jadi 'Kuburan' Data? Kesaksian di
Dchannel871.my.id Semoga kamu tetap berbahagia ya, Dalam Blog Ini saya akan mengupas tuntas isu seputar Berita. Informasi Mendalam Seputar Berita Byebye Data Ponsel Direndam Tak Bisa Disadap Saksi Ahli IT Buka Fakta di Sidang Hasto Rahasia Aman di Balik Air Ahli IT Ungkap Fakta Mengejutkan Soal Ponsel Direndam di Sidang Hasto Hilang Jejak Digital Ponsel Direndam Jadi Kuburan Data Kesaksian di Pelajari setiap bagiannya hingga paragraf penutup.
Table of Contents
Sidang lanjutan kasus dugaan suap pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR RI dengan terdakwa Hasto Kristiyanto kembali digelar. Pada persidangan yang berlangsung di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Jumat, 16 Mei 2025, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghadirkan saksi ahli dari Universitas Indonesia (UI), Bob Hardian Syahbuddin.
Bob Hardian Syahbuddin, seorang dosen Fakultas Ilmu Komputer UI, memberikan keterangan terkait dampak perendaman telepon genggam ke dalam air. Hal ini berkaitan dengan dakwaan yang menyebutkan bahwa Hasto Kristiyanto memerintahkan Harun Masiku untuk merendam ponselnya setelah Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK terhadap anggota KPU periode 2017-2022, Wahyu Setiawan.
Dalam persidangan yang sama, Arif Budi Raharjo, seorang penyelidik KPK, juga dihadirkan sebagai saksi. Jaksa penuntut umum menanyakan kepada saksi ahli mengenai perbedaan antara mematikan perangkat elektronik dengan menenggelamkannya ke dalam air. Bob Hardian Syahbuddin menjelaskan bahwa seharusnya tidak ada perbedaan signifikan dalam konteks interaksi dengan Base Transceiver Station (BTS) jika perangkat sudah dalam keadaan mati.
Selain kasus perintangan penyidikan, Hasto Kristiyanto juga didakwa bersama-sama dengan beberapa pihak lainnya, termasuk Harun Masiku, memberikan sejumlah uang kepada Wahyu Setiawan. Uang tersebut diduga diberikan agar Wahyu mengupayakan KPU menyetujui permohonan PAW dari Riezky Aprilia kepada Harun Masiku.
Pada Senin, 26 Mei 2025, Jaksa menanyakan Apa ada perbedaan seandainya suatu perangkat dimatikan dengan handphone yang kemudian mati ditenggelamkan atau dicelup dalam air?.
Kasus ini bermula dari dugaan suap yang melibatkan Harun Masiku dalam proses PAW anggota DPR RI. Hasto Kristiyanto diduga terlibat dalam upaya menghalangi penyidikan kasus tersebut, termasuk memerintahkan perendaman telepon genggam. Staf Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, Kusnadi, juga memenuhi panggilan KPK terkait kasus ini.
Atas perbuatannya, Hasto Kristiyanto terancam pidana yang diatur dalam Pasal 21 dan Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 65 ayat (1) dan Pasal 55 ayat (1) ke-1 jo.
- Berikut beberapa pilihan judul berita yang lebih unik dan menarik perhatian pembaca: Desa Terima Koordinasi Misterius: Ada Apa di Balik Layar? Bocor ke Publik: Koordinasi Rahasia Mengalir ke Desa, Apa Isinya? Desa Jadi Pusat Perhatian: Koordinasi Tak Terduga Picu Tanda Tanya Terungkap! Koordinasi Siluman yang Menghebohkan
- Mampir Kinclong: Jalan Desa Dibeton, Warga Sumringah! Bye-bye Becek! Pemdes Mampir Sulap Jalan Jadi Mulus dengan Betonisasi Mampir Ngebut Pembangunan: Jalan Desa Dibeton Demi Kesejahteraan Warga Jalan Impian Mampir Terwujud: Betonisasi Rampung, Akses
- Lautan Putih Padati Sleman: Ribuan Calon Haji Serentak Ikuti Manasik Akbar! Sleman Bergelora Iman: Ribuan Calon Haji Dibekali Ilmu Sebelum Terbang ke Tanah Suci! Demi Haji Mabrur, Ribuan Warga Sleman Berguru Manasik Nasional! Manasik Haji Nasional di Sleman: Ant
Terima kasih telah menyimak pembahasan byebye data ponsel direndam tak bisa disadap saksi ahli it buka fakta di sidang hasto rahasia aman di balik air ahli it ungkap fakta mengejutkan soal ponsel direndam di sidang hasto hilang jejak digital ponsel direndam jadi kuburan data kesaksian di dalam berita ini hingga akhir Terima kasih telah meluangkan waktu untuk membaca selalu berpikir solusi dan rawat kesehatan mental. Jika kamu mau Terima kasih sudah membaca
✦ Tanya AI